Beranda Kebijakan Privasi Tentang Kami Kontak Kami
Tampilkan postingan dengan label Pertanian organik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian organik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2012

BAGAIMANA MEMBUAT PESTISIDA NABATI


Dr. Ir. H. Samsudin, MSi
produk_pastiUntuk membuat pestisida nabati (pesnab) diperlukan bahan-bahan berupa bagian dari tumbuhan tertentu, misalnya daun, biji, buah, akar dan lainnya.Bahan-bahan tersebut diolah menjadi berbagai macam bentuk, antara lain : cairan berupa ekstrak dan minyak, serta bentuk padat (tepung dan abu). Contoh bentuk-bentuk hasil pengolahan pestisida nabati antara lain sebagai berikut :
  • Bahan mentah yang berbentuk tepung (tepung nimba, tepung kunyit, tepung jahe).
  • Ekstrak tanaman/resin dengan mengambil cairan metabolit sekunder dari bagian tanaman tertentu. (minyak nimba, minyak krisan, minyak cengkeh, dll).

Sabtu, 16 Juni 2012

CARA MUDAH FERMENTASI URINE SAPI UNTUK PUPUK ORGANIK CAIRRHIZOBACTERIA) DENGAN MUDAH Varietas padi yang cocok untuk penanggulangan dampak perubahan iklim → CARA MUDAH FERMENTASI URINE SAPI UNTUK PUPUK ORGANIK CAIR

Dalam dunia pertanian ternyata urine sapi (air kencing sapi) sangat bermanfaat sekali bagi petani karena urine sapi mengandung berbagai unsur hara sehingga dapat digunakan sebagai pupuk cair. Sebelum digunakan sebagai pupuk pertanian urine sapi ini sebaiknya di fermentasi terlebih dahulu.Salah satu cara memfermentasi urine sapi salah tersebut adalah:

BIOTEKNOLOGI MIKROBA UNTUK PERTANIAN ORGANIK


Alasan kesehatan dan kelestarian alam/lingkungan menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari segala asupan yang berbau sintetik, baik berupa pupuk sintetik, herbisida, maupun pestisida sintetik. Namun, petani sering mengeluhkan hasil produksi pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama. Masalah ini sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan bioteknologi berbasis mikroba yang diambil dari sumber-sumber kekayaan hayati non sintetik.

Kamis, 14 Juni 2012

Teknik menanam sayuran secara hidroponik

hroponik
A. Media hidroponik yang baik memiliki pH yang netral atau antara 5.5 -6.5.
Selain itu media harus porous dan dapat mempertahankan kelembaban. Media yang digunakan dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan tahap pertumbuhan tanaman :
Media untuk persemaian atau pembibitan 
Untuk persemaian dapat digunkan media berupa pasir halus, arang sekam atau rockwool. Pasir halus sering digunakan karena mudah diperoleh dan harganya murah, namun kurang dapat menahan air dan tidak terdapat nutrisi di dalamnya. Media yang biasa digunakan adalah campuran arang sekam dan serbuk gergaji atau serbuk sabut kelapa.